***** IsyAraT HaTi *****

ReviewUjung dari perjalanan panjangJun 27, '06 1:38 AM
for everyone
Category:Other
Malam ini badan rasanya capek ,mata terasa berat ditambah lagi sebuah pesan yang kubaca membuat aku kecewa,hati ini serasa terombang-ambing ,ingin sekali menangis, tapi didepan ku banyak kerjaan yang udah menumpuk lengkap sudah penderitaan malam ini pikirku .mata terpana didepan computer tapi pikiran jauh kesana sambil jemariku terus berlarian diatas keyboard seiring hati yang tak tentu arah. tak ku hiraukan lagi kerjaan terus kukerjakan tanpa konsentrasi .diiringi lagu yang mengerti perasaanku malam ini, tak tetahankan lagi bulir-bulir air mata jatuh tanpa aku sadari .

Teringat wajah seorang teman yang slalu disampingku bila aku terjatuh,”maafkan aku kak ,,,”,harusnya kudengarkan kata-katamu . bukan aku yang terbaik bagi dia tapi ada yang lebih baek lagi dari pada aku.memang aku tak pantas berada di samping dia .kenapa ku sadari baru sekarang kenapa gak dari dulu ,mungkin keputusan ini memang yang terbaik .aku tak dapat memaksa dia untuk ada dihatiku , selama ini memang semu adanya tapi bagiku rasanya nyata

Begitu banyak senyum yang kudapat dari dia,bersama dia kurasa masih panjang perjalanan hidup ini,terima kasih karena dia aku tau banyak hal ,mengerti arti hidup yang sesungguhnya.aku bahagia bila dia bahagia bersama nya .moga keputusan ini membawa hikmah untuk semua .

Mungkin rasa ini akan hilang seiring berganti nya waktu .meski hati udah hancur sebisa mungkin ku tata kembali menjadi hati yang utuh yang seperti dulu lagi .satu yang ku minta jangan memintaku melupakan semua nya ,karena semua ini sudah menjadi bagian dari hati kecilku .

ini semua jawaban dari sebuah pejalanan panjang,ketika semua nya harus berakhir maka akhirilah ini dengan indah





fiandigital wrote on Jul 12, '06
Ketika semuanya harus berakhir, maka akhirilah ini dengan indah, indah dan indah........ seindah seyum yang pernah diberikannya dulu...
dan semoga awal lembaran barumu nanti diawali dengan keindahan pula... seindah kata maaf yang mungkin pernah tulus dia ucapkan.....
Add a Comment
How would you rate this thing? (optional)
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help